Prosedur pendaftaran merek

Prosedur pendaftaran merek merupakan proses yang harus Anda lalui sebagai seorang pengusaha. Kenapa demikian? Jika Anda ingin menjadi pebisnis yang sukses dan tidak stagnan, hal itu tidak boleh diabaikan. Pasalnya, mempromosikan produk tanpa memiliki merek rasanya sangat sulit diterima di jaman modern ini. Sebab, merek dijadikan sebagai pembanding antar produk satu dengan lainnya. Tidak hanya itu, merek juga dapat digunakan sebagai pengembangan branding suatu barang dagangan. Bahkan, merek pun bisa menentukan harga produk.

Prosedur pendaftaran merek

Jadi, walaupun kualitasnya sama, tapi barang yang mereknya terkenal akan lebih mahal dari yang kurang tenar atau tidak memiliki merek sama sekali. Dan apabila merek itu bertahan di pasaran dalam jangka waktu yang lama, tidak ada yang meragukan kualitasnya. Sehingga, para konsumen enggan berpindah ke merek lainnya, meskipun dari segi harga lebih murah. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk membangun brand sendiri dan melakukan prosedur pendaftaran merek ke lembaga terkait.

Hal itu supaya merek Anda dilindungi dan diakui. Siapa tahu barang dagangan Anda lebih laku di pasaran dibanding yang sudah ada lebih dulu. Banyak, kok kasus dimana produk A dikalahkan oleh produk B karena dinilai lebih unik dan brandingnya kuat. Tapi, sebelum mendaftarkannya, Anda perlu mengetahui definisi hak merek. Jadi, hak merek merupakan bentuk perlindungan yang diberikan secara eksklusif oleh suatu lembaga pada pemilik merek untuk menggunakannya dalam perdagangan dan jasa, sesuai dengan jenis dan kelas barang atau jasa tersebut.

Siapapun berhak mendaftarkan merek apapun, asal tidak sama dengan yang telah didaftarkan oleh orang lain. Sebab, si pemilik mempunyai hak untuk melarang, bahkan menuntut bila merek dagangnya digunakan pebisnis lain. Di negara kita menganut prinsip first to file, jadi siapa saja (perorangan maupun badan hukum) yang pertama kali mendaftarkan merek dagang untuk kelas dan jenis barang tertentu dianggap sebagai pemilik hak atas merek terkait untuk kelas dan jenis barang tersebut.

Suatu brand bisa melalui prosedur pendaftaran merek jika memiliki daya pembanding dengan yang lainnya dan digunakan dalam perdagangan barang atau jasa. Merek yang bisa dilindungi sendiri dapat berupa gambar, kata, nama, frasa, kalimat, huruf, susunan huruf, angka, susunan angka, susunan warna dan gabungan unsur-unsur itu. Sedangkan merek yang tidak bisa didaftarkan, yaitu bertentangan dengan moralitas agama, perundang-undangan, kesusilaan atau ketertiban umum, mempunyai niatan buruk terhadap merek lain, tidak memiliki daya pembeda, merek yang menerangkan barang atau jasanya dan telah menjadi milik umum (misalnya: palang merah atau tengkorak bajak laut) tapi jika diberi simbol atau ornament lain bisa didaftarkan.

Selain itu, prosedur pendaftaran merek juga akan ditolak jika memiliki kesamaan.

Baik secara pokok maupun keseluruhan dengan brand lainnya. Misal, produk minuman terdaftar dengan nama Teh Manies, maka jika ada produk lain yang mengajukan nama Teh Maniezz, Teh Muanis dan semacamnya akan ditolak. Merek terkenal yang telah dimiliki pihak lain juga tidak boleh didaftarkan. Begitu pula dengan merek yang menyerupai orang populer, baik berupa nama maupun foto, kecuali telah mendapat persetujuan.

Prosedur pendaftaran merek pakaian

Barang tiruan yang menyerupai nama, singkatan nama, lambang, bendera, simbol atau lambang negara, lembaga nasional dan lembaga internasional juga akan ditolak, kecuali bila sudah memiliki persetujuan. Lain dengan hak paten dan hak cipta, untuk melakukan prosedur pendaftaran merek dagang tidak perlu melengkapi syarat kebaruan atau keaslian. Merek yang telah digunakan secara luas dan dalam waktu yang lama masih bisa diregistrasikan.

Selain itu, prosesnya pun tidak serumit hak paten jika dilihat dari time sensitivity. Tapi, seperti yang telah disampaikan sebelumnya, merek mempunyai prinsip first to file. Oleh karena itu, bagi yang menunda untuk mendaftarkannya bisa berakibat fatal karena dapat didahului orang lain. Bila sudah terlambat bisa menyebabkannya kehilangan hak guna merek walaupun telah lebih dulu menggunakannya. Bahkan, ia bisa dituntut jika ketahuan memakainya. Tunggu apa lagi, kalau Anda tidak ingin mengalami hal itu, segera persiapkanlah segala yang dibutuhkan untuk prosedur pendaftaran merek.

    Call Us
    Chat WA