Kekayaan intelektual

Kekayaan intelektual yang berupa merek merupakan salah satu hal yang tidak ternilai. Mengapa demikian? Apakah Anda pernah membayangkan jika produk kosmetik yang digunakan setiap hari tidak ada mereknya? Tentu Anda akan kesulitan untuk membeli dan menemukan produk yang sama setelah kosmetik yang digunakan habis. Tentu hal ini sangat sulit dan akhirnya menyita banyak waktu jika Anda harus melihat – lihat lebih dulu produk komsetik lainnya yang sejenis. Hal ini sama seperti kesulitan menemukan satu anak ayam milik Anda di antara ratusan anak ayam lainnya karena harus memeriksanya satu per satu.

Kekayaan intelektual

Tetapi ceritanya akan lain jika setiap produk mempunyai nama masing-masing seperti produk yang dijual di pasaran saat ini. Contohnya produk kosmetik bermerek ‘Cantik’. Jika seseorang memakai produk tersebut, maka saat kosmetiknya habis, mereka hanya perlu pergi ke toko kosmetik dan menyebutkan meek ‘Cantik’ kepada si penjual dan penjual pun akan memberikan kosmetik yang dimaksud dengan mudah dan cepat. Secara garis besar, contoh kasus tersebut menjelaskan bahwa mereka tidak hanya memiliki peranan penting untuk brand tetapi juga bagi para konsumen. Agar lebih jelas, berikut ini adalah beberapa manfaat merek bagi para konsumen.

Identifikasi
Merek dapat dilihat dengan jelas sekaligus berperan sebagai identitas bagi setiap produk. Jadi konsumen akan lebih mudah mengenali atau mengidentifikasi produk yang dibutuhkan. Identitas atau nama tersebut akan menjadi pembeda bagi suatu produk di antara produk – produk lainnya yang sejenis.

Praktikalitas

Manfaat kekayaan intelektual merek selanjutnya adalah praktikalitas.

Hal ini membantu konsumen untuk menghemat tenaga dan waktu ketika mereka hendak membeli produk yang sama sekaligu menumbuhkan loyalitas bagi konsumen. Jadi ketika mereka sudah jatuh cinta dengan merek A, mereka pasti akan selalu membeli produk dengan merek A dan tidak mau membeli merek yang lain.

Jaminan
Merek selain sebagai kekayaan intelektual juga memberikan jaminan bagi konsumen bahwa mereka akan memperoleh kualitas yang sama walaupun membeli produk tersebut di tempat dan waktu yang berbeda. Sebagai contoh jika mereka senang dengan produk mie instan merek A, mereka akan membeli produk itu lagi di waktu dan tempat yang berbeda karena yakin akan mendapatkan citarasa yang sama seperti yang dirasakan saat pertama kali mencobanya.

Optimalisasi
Merek memberikan kepastian bagi konsumen bahwa mereka dapat memperoleh alternatif terbaik untuk kategori produk tertentu dan mendapatkan pilihan terbaik secara lebih spesifik.

Karakterisasi
Adanya merek yang melekat pada suatu produk sebagai kekayaan intelektual akan memastikan konsumen memperoleh konfirmasi tentang citra diri mereka atau memberikan suatu citra yang ditampilkan pada orang lain. Contohnya seorang wanita dikenal oleh orang lain karena selalu memakai tas merek ‘Style’ atau sepatu merek tertentu. Jadi kebiasaan seseorang menggunakan suatu merek pada akhirnya memberikan karakter bagi konsumen yang memakainya.

Kontinuitas
Merek yang diberikan terhadap suatu produk memberikan kepastian bahwa produk tersebut nantinya dapat diperoleh kembali oleh konsumen saat dibutuhkan serta hal itu akan berlangsung secara terus menerus atau kontinu. Adanya merek membuat konsumen yakin bahwa produk yang mereka beli tersebut tidak hanya diproduksi satu kali tetapi mereka masih mungkin untuk mendapatkannya di lain waktu.

Kekayaan intelektual merek

Hedonistik
Kepuasan yang tercipta lewat daya tarik yang dimiliki oleh merek, logo, dan juga komunikasi lain yang dilakukan para pemilik brand. Ketika sebuah merek sudah terkenal, para pemilik usaha tentu akan merasa puas karena produknya sudah berhasil dan diterima di masyarakat.

Etis
Kepuasan tidak hanya menjadi milik para pelaku usaha saja tetapi juga masyarakat selaku konsumen. Ini adalah kepuasan yang berkaitan dengan sikap tanggung jawab sebuah merek yang berhubungan dengan konsumen atau masyarakat.

Itulah beberapa manfaat merek. Selain itu, masih ada banyak lagi manfaat dari merek yang lebih spesifik. Merek sebagai salah satu kekayaan intelektual merupakan asset yang sangat berharga bagi para pemilik usaha. Merek tersebut berperan sebagai identitas yang nantinya tidak ternilai harganya jika sudah terkenal atau dikenal oleh masyarakat luas. Oleh sebab itu, para pelaku usaha selalu berusaha untuk menjaga nama baik merek mereka dengan memberikan produk – produk yang berkualitas.

    Call Us
    Chat WA